Kajian Keputrian: Semangat Ibadah Murid Putri SMP Islam Al Azhar 21 Solo Baru

Berita > Kajian Keputrian: Semangat Ibadah Murid Putri SMP Islam Al Azhar 21 Solo Baru

Dalam rangka menjaga semangat beribadah dan terus menambah ilmu, para murid putri di SMP Islam Al Azhar 21 Solo Baru melaksanakan kegiatan kajian keputrian yang diadakan di perpustakaan sekolah. Meskipun beberapa peserta sedang berada dalam kondisi haid, mereka tetap antusias mengikuti kegiatan ini dengan tujuan untuk tetap menjalankan ibadah dan memperdalam pemahaman keagamaan.

Kegiatan kajian ini dilaksanakan secara bergantian, baik oleh murid putri maupun oleh guru putri, yang turut berpartisipasi meskipun mereka juga sedang berhalangan. Ustazah bidang keagamaan pun hadir untuk memberikan pendampingan serta arahan agar kegiatan kajian ini tetap berjalan dengan baik dan sesuai dengan prinsip-prinsip syariat.

Sebagian besar peserta kajian adalah murid putri yang berada dalam masa haid, namun mereka tetap berkomitmen untuk menjaga aktivitas keagamaan mereka. “Meskipun kami sedang haid, kami tetap ingin melaksanakan kegiatan ini karena selain sebagai sarana menambah pengetahuan agama, kami juga ingin melatih diri untuk berbicara di depan umum,” ujar salah satu peserta, Khansa Faradina, dengan penuh semangat.

Kegiatan ini tidak hanya berfokus pada kajian agama, tetapi juga sebagai wadah untuk melatih kemampuan berbicara, khususnya pidato. Setiap murid putri bergiliran untuk menyampaikan materi kajian atau topik-topik yang telah ditentukan sebelumnya. Dengan demikian, kegiatan ini diharapkan dapat membentuk rasa percaya diri para murid dalam berbicara di depan umum.

Ustazah Aisyah, salah seorang pengajar yang mendampingi kegiatan tersebut, menjelaskan bahwa tujuan dari kegiatan ini adalah untuk memberi pemahaman bahwa ibadah tidak hanya terbatas pada salat atau puasa. “Walaupun dalam keadaan haid, murid putri tetap bisa melaksanakan ibadah dengan cara yang lain, seperti ilmu, berdzikir, dan berbagi pengetahuan,” ujar Ustadzah Aisyah. Ia juga menambahkan bahwa ini adalah cara untuk membentuk mental yang kuat dalam mengatasi berbagai tantangan dalam beribadah dan beraktivitas.

Selain itu, kajian ini juga menjadi ajang bagi para peserta untuk belajar bagaimana berbicara dengan percaya diri dan menyampaikan materi dengan baik. “Kami berharap kegiatan ini bisa melatih kemampuan kami dalam berbicara di depan umum, agar nanti saat ada kesempatan lain, kami tidak merasa gugup,” kata Sincera Alesha, peserta lainnya.

Dengan adanya kegiatan ini, para murid putri tidak hanya terus menjaga semangat ibadah meskipun sedang haid, tetapi juga bisa mengembangkan potensi diri dalam aspek lain, seperti kemampuan berbicara dan percaya diri. Semangat untuk terus belajar dan berkembang menjadi pondasi utama dalam setiap kegiatan yang mereka lakukan. Kegiatan kajian keputrian ini akan dilaksanakan secara rutin setiap bulan dengan topik-topik yang terus berkembang sehingga bisa memberikan manfaat yang maksimal bagi para peserta.

Related Posts

Leave a Reply