Pelantikan Jam’iyyah SMP Islam Al Azhar 21 Solo Baru

Kamis, 9 September 2021, di Aula Al Azhar Solo Baru yang menaungi KB TK SD SMP Islam Al Azhar 29 dan SMA Islam Al Azhar 16 melantik secara serentak para Pengurus Jamiyyah KB TK Islam Al Azhar 28; SD Islam Al Azhar 28;  SMP Islam Al Azhar 28; SMP Islam Al Azhar 51; SMA Islam Al Azhar 7 dan SMA Islam Al Azhar 28 periode 2021 – 2023. Pelantikan dilaksanakan bersamaan dengan Jamiyyah seluruh Kampus Al Azhar seluruh Indonesia oleh YPI Al Azhar Jakarta.

Kepengurusan Jamiyyah SMP Islam Al Azhar 21 Solo Baru yang sebelumnya dipimpin oleh Ibu Aprilia Juwita, S.Sos digantikan dengan  Ibu Putri Permatasari Husa, S.E., M. Buss. Sata pelatikan jamiyyah SMP Islam Al Azhar 21 Solo Baru juga dihadiri oleh direktur pendidikan Al Azhar Solo Baru Ibu Kartika Dewi M.Psi; Bapak Muh Saifuddin, S.Si dan Kepala Sekolah TK-KB/ SD dan SMA. Dalam sambutannya Bapak Muh. Saifuddin mengucapkan terima kasih pada Ketua Jamiyyah yang sebelunya dan selamat bertugas pada Ketua Jamiyyah yang baru Ibu Putri Permatasari Husa, S.E., M. Buss

Konsep jam’iyyah yang dikembangkan YPI Al Azhar memang hampir sama dengan komite sekolah yang selama ini ada di sekolah-sekolah lain di Indonesia. Bedanya, jika dalam komite sekolah anggota dan pengurusnya melibatkan guru dan pihak lain, maka dalam jam’iyyah yang berada di sekolah-sekolah di bawah naungan YPI Al Azhar hanya melibatkan para orang tua murid.

Perbedaan lain, bila peran komite sekolah sesuai Kepmendiknas Nomor 44 Tahun 2002 selama ini hanya terbatas pada proses pengawasan dan pemberian pertimbangan kepada sekolah dalam mengembangkan program pendidikannya, maka peran jam’iyyah yang dikembangkan oleh YPI Al Azhar jauh lebih luas. Mereka tidak hanya melakukan pengawasan dan pertimbangan, tetapi juga mengembangkan berbagai kegiatan yang menyokong peningkatan mutu pendidikan di Al Azhar.

Di samping itu, jam’iyyah didorong oleh YPI AL Azhar agar mampu mengembangkan kegiatan-kegiatan yang memungkinkan para orang tua murid bisa berperan aktif dalam proses pendidikan di Al Azhar. Bahkan biaya untuk keperluan itu pun biasanya diambil dari berbagai usaha produktif yang dikembangkan oleh pengurus jam’yyah di masing-masing sekolah. (H-YS)

Related Posts

Leave a Reply